Pidato Ujian Praktek Bahasa Indonesia

Assalamu Alaikum Wr. Wb
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rohmat, taufiq, dan hidayahnya kepada kita sekalian.
Solawat serta salam mudah-mudahan tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar kita Muhammad SAW yang telah menunjukkan kita dari jalan yang gelap gulita menuju jalan yang terang benderang.

Bapak-Ibu Guru yang saya hormati serta teman-teman yang saya banggakan.
Kita sekarang sedang berada diujung tanduk. Detik waktu terus melaju. Seakan tak memberi toleransi. Bagaikan kereta api yang berjalan terus….tanpa kenal kompromi. Dia baru akan berhenti…tatkala sudah sampai tujuan ..YAITU STASIUN…. Kereta api itu ibarat UN (Ujian Nasional). Sistem Ujian yang banyak membuat siswa/siswi merasa gugup dan takut menghadapinya. Namun UN adalah suatu kenyataan yang memang harus dihadapi oleh semua siswa di semua sekolah manapun. Suka tidak suka, siap tidak siap, sedih, malas, khawatir, antipati …..namun UN harus berhasil dilewati. Karena UN merupakan pintu gerbang menuju masa depan seseorang.

 
Bagi siswa SD dan SMP, UN merupakan pintu gerbang untuk melanjutkan ke sekolah yang lebih baik….bahkan yang lebih berkualitas dan juga bergengsi (terkadang). UN bagi kita siswa SMA tentu hal ini merupakan pintu gerbang menuju masa depan yang sesungguhnya. Semua siswa belajar untuk bisa mengambil keputusan yang tepat terhadap pilihannya.
Empat alternatif pilihan bagi Kita : melanjutkan kuliah, bekerja, berumah tangga, tau tidak beraktivitas apapun alias nganggur. Semua harus melalui UN. Ternyata, UN mampu menjadi penentu masa depan pendidikan seseorang.
Perjalanan hari terasa begitu cepat. UN sudah ada di depan mata. Tinggal menghitung hari. Semua berjalan dengan begitu pasti. Begitu juga dengan kondisi siswa-siswi sekolah saat ini. Mulai dari siswa kelas VI SD sampai kelas XII SMA. Semua ikut mempersiapkan diri menyongsong UN 2011 yang semakin dekat. Banyak hal yang di persiapkan…mulai dari materi ujian, drill soal, kepercayaan diri, Keberanian, dan juga Kesehatan. Semua harus terkelola dengan baik. Inilah saatnya untuk belajar managemen /pengelolaan diri, baik dari segi pengelolaan waktu, aktivitas harian, kontinuitas ibadah, kesehatan, dan juga pengelolaan emosi.
Teman-temanku Seluruh Siswa Kelas XII TKJ 1 SMK N 1 Dompu yang saya banggakan.

Manusia hanya bisa berikhtiar / berusaha, namun segala sesuatunya Allah yang menentukan. Do’a adalah kekuatan jiwa yang ditujukan kepada Yang Mempunyai Alam Semesta. PadaNya kita berharap dan memohon. Allah Sang Penentu nasib setiap hambaNya. Jadi…Perbanyaklah doa. Semoga Allah memudahkan jalan kita.
Semoga apa yang saya uraikan tadi dapat bermanfaat untuk kita semua. Banyak hal yang bisa disiapkan mulai dari sekarang. Tidak ada kata “TERLAMBAT” untuk memulai suatu kebaikan. Semoga dibalik kerja keras dan usaha yang gigih dalam meraih tujuan yang ingin dicapai, Allah memberi imbalan berupa kelulusan sebagaimana yang diharapkan. Mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

 

1 komentar: